Friday, 12 October 2012

Share Tentang Fokus dan Brand

Di bawah ini Share dr Temen di Indonesian Business Forum, dimana saya tergabung dalam Forum ini.. Semoga bermanfaat.
Assalaamu'alaykum wr wb. dan Selamat Malam
Apa kabar sahabat IBF?
Yuk ngobrol tentang fokus.Banyak orang yang membicarakan fokus dengan persepsinya masing-masing. Misalnya saya fokus di bisnis, saya fokus di investasi. Ada juga yang mengatakan, saya fokus di satu bisnis saja sehingga tidak berbisnis yang lain. Ada pula yang menganggap bahwa fokus berasal dari satu supplier atau satu customer. Sah-sah saja tiap2 pribadi memilih tafsir atau jalan fokusnya masing-masing.
Pandangan saya pribadi mengenai fokus ada pada beberapa kata2 jangkar:
1. Pengalaman
2. Keahlian
3. Ketekunan
4. Mastery
Ya, itulah kata-kata yang berhubungan dengan fokus, sekali lagi ini pandangan pribadi. Fokus adalah berbicara pengalaman selama 10.000 jam ini menurut Pak Tung Desem Waringin. Fokus adalah berbicara keahlian, ke-jago-an, ke-pakar-an. Fokus berhubungan seseorang dianggap MASTER, atau istilah lain "mastery" pada bidang khusus tertentu.Pertanyaannya bagaimana dengan multi fokus? Terus terang tidak penting untuk memperdebatkan apakah harus fokus ganda atau fokus tunggal.
Yang penting adalah :
- Kita berpengalaman
- Terus mengasah keahlian
- Tekun mengerjakannya
Sehingga pada akhirnya kita dianggap master
Saran saya kepada sahabat IBF pilihlah fokus yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita, kemudian :
1. Jadilah "master" pada "fokus" bidang tersebut sehingga kita 2. Tidak dianggap "biasa-biasa" saja pada "banyak hal"


Oke, topik berikutnya, BRAND.....
Apa hubungannya dengan Brand?
1. Kualitas sebuah brand diuji oleh waktu.  Kualitas sebuah brand diuji oleh waktu. Semakin terbukti bertahan pada jangka waktu yang panjang maka Brand akan semakin dipercaya. Semakin sebuah brand dapat bertahan maka citra yang muncul adalah pemiliknya konsisten, pemiliknya "ndableg" mempertahankannya, dan berkomitmen untuk tetap melayani. Kualitas brand berhubungan dengan hal-hal berikut:

  • Harga jual. Semakin lama sebuah brand beredar di pasaran dan benak konsumen, brand menjadi semakin berkualitas, harga jual semakin tinggi
  • Volume / Kuantitas Penjualan. Semakin mudah menjual, angka penjualan akan mudah didongkrak
  • Nilai perusahaan. Harga saham atau Biaya Lisensi perusahaan semakin mahal. Investor semakin tertarik
2. Brand yang bertahan adalah yang memiliki definisi jelas
  Pada kelas mentoring Sales Acceleration kita belajar bahwa pertama kali yang ingin dicapai pada proses "Positioning" adalah "Brand Definition". Sebelum terlanjur berdarah-darah, kelelahan, menjalani proses selesai "alami" pengusaha. Milikilah definisi brand yang FOKUS. Tidak bergonta-ganti pada perjalanan kehidupan brand.
Hendaknya kita mengikuti proses jatuh bangun pada sebuah brand karena akan membuat brand semakin mengkilap. Bukan jatuh bangun pada hal yang tidak jelas sehingga tidak ada catatan pengalaman dan mastery pada perjalanannya.
Mungkin saya sering menyampaikan hal yang itu-itu saja ya, dan anda menjadi bosan membaca tulisan saya, betapa fokusnya saya hihihi...Pertanyaan berikutnya......
Apakah definisi Brand anda "biasa-biasa" saja pada "hal yang tidak jelas?" alias MISTERY
atau Definisi Brand anda MASTERY pada FOKUS tertentu..
Mohon pertanyaan saya di atas dijawab dengan me-reply email ini, sebutkan MASTERY brand anda pada FOKUS tertentu..


Asdwin Noor
Quemama,
Snack Box Mastery

Warm Regards,
Muhammad Taufiq NIQ
email : aya_futaqiy@yahoo.com
HP : 082139063541
PIN BB : 27B753FF
Twitter : @MySotoID, @taufiqniq
www.sdmutiaraislam.com
www.sekolahtahfidh.org
www.supplierherbalmurah.com
www.sekolahpengusahanomer1.com
www.kurirTOPsurabaya.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More