Business Visit to UKM

Wauww, manisnya berjualan krupuk. Ternyata krupuk yang ringan itu mampu menerbangkan pemiliknya ke mana-mana..

Talk Show Bisnis

Road to Map, dari bisnis kuliner sampai property. Hasil kolaborasi dangan para narasumber yang top-top di bidangnya

Business Visit to Corporate, UKM not enough

Bisnis visit ke Corporate, memberi visi menumbuhkan UKM menuju corporate

Apa 'Karpet Merah' Anda menuju Sukses ?

Bersama Mr. Farid Poniman dalam Pelatihan Promotor

Sharing di TRI JAYA FM (SINDO FM sekarang)

Menyebarkan virus-virus entrepreneurship. Sudah ribuan orang terinspirasi dengan sharing entrepreneurship.

Showing posts with label Beliefs. Show all posts
Showing posts with label Beliefs. Show all posts

Thursday, 8 March 2012

Kehidupan di Dunia ini adalah Permainan

Ya, kehidupan di dunia ini adalah permainan. Sukses adalah permainan. Bahkan, urusan yang serius pun adalah juga permainan. Urusan memenangkan pilihan presiden adalah permainan. Urusan merebut kursi Senayan adalah permainan. Urusan bisnis adalah permainan. Memenangkan tender adalah permainan.
Sebaliknya pun, banyak permainan yang dikelola serius. Contohnya adalah Sepak Bola. Ya, sepak bola adalah salah satu contoh permainan yang dikelola dengan serius.Mendunia. Menghasilkan uang milyaran dan trilyunan bagi pemainnya, managernya bahkan pemilik clubnya.
Urusan permainan sepak bola bahkan melibatkan negara, nasionalisme dan gegap gempita rakyatnya.
Sobat, sudahkah urusan serius kita, kita desain seperti memainkan permainan? Dengan begitu kita berpikir utk bisa memenangkan permainan? Entah permainan tunggal, ganda, atau team. Entah itu permainan dengan cara mengalahkan lawan, atau tanpa mengalahkan lawan ?
Kalau sudah begitu, jangan main-main.
Orang sukses adalah orang-orang yang memainkan semua urusannya, dengan tidak main-main.
Ada tujuannya (Goal).
Ada strategi pokoknya...
Ada strategi cabangnya...
Ada strategi rantingnya...
Dan bahkan ada strategi EXIT of the Problem.
Dengan begitu, kita dituntut untuk mengetahui aturan mainnya.
Aturan main Badminton, sudah tentu berbeda dengan aturan Sepak Bola.
Aturan main berpolitik, sudah tentu berbeda dengan aturan main berbisnis.
Nah, setelah menguasai aturan mainnya, siapkanlah diri kita utk memainkannya sebaik mungkin. Seprima mungkin. Seoptimal mungkin.
Latihlah diri kita terus menerus dan berkesinambungan. Bertingkat. Dan, selalu penting adalah mempunyai guru  dan  pelatih. Kalau perlu guru dan pelatihnya lebih dari satu. Gurunya tidak harus lebih pinter dari kita. Itulah yang dilakukan oleh Tiger Woods. Tahu kan...? Wah, kalo belum tahu, googling aja aah... !
Tiger Woods, Juara dunia. Ia tetap berlatih dengan banyak pelatih, yang bukan juara dunia.
Menurut penelitian, para juara dunia adalah mereka yang telah menghabiskan jam terbang berlatih lebih dari 10.000 jam.
Sobat pingin sukses di dunia bisnis ? Tentu harus tahu aturan main berbisnis. Dunia bisnispun sangat luas. Seperti luasnya bidang olah raga. Kalau di dunia olah raga Anda memilih sepak bola, di dunia bisnis Anda memilih cabang Bisnis di bidang apa ?. Pastika bidang bisnis yang Anda geluti adalah bidang yang merupakan Passion Anda.
Bagaimana Sobat ? Anda siap bermain ?
Bermainlah dengan sportif, agar kita bahagia, tanpa terjadi konflik dalam diri kita karena melanggar hati nurani kita  yang paling dalam.
Warm Regards,
Muhammad Taufiq NIQ
email : aya_futaqiy@yahoo.com
HP : 082139063541
PIN BB : 27B753FF
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, 6 March 2012

100 % 'takdir kesuksesan' kita ada di tangan kita ?

Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, baik itu 'sukses' atau 'gagal',  'menguntungkan' maupun 'merugikan', 'menyenangkan' atau 'menyedihkan' itu akibat ulah siapa ?
Ulah kita sendirikah ? atau ulah orang lain ? atau ulah makhluk lain, atau bahkan ulah Tuhan ?
Biasanya, bila kita diskusikan tentang hal ini, maka banyak diantara kita yang kepentok. Ujung-ujungnya adalah takdir. Terlalu banyak variable dalam mengklarifikasi pembahasan penting ini.
Mari kita urai di sini secara sederhana saja. Semoga bermanfaat.
Manusia hidup di dua wilayah kekuasaan, terkait dengan tindakan yang dilakukannya.

  1. Wilayah yang dia menguasainya          : di sini manusia bisa memilih.
  2. Wilayah yang dia tidak menguasainya : di sini manusia dipaksa / terpaksa.


Wilayah PERTAMA
Di sini, kita bebas memilih. Mau sarapan nasi atau roti ? Roti keju atau roti pisang ? terserah kita.
Mau yang mana. kita bebas memilih atau tidak memilih. wilayah ini adalah wilayah ikhtiar. Berusaha.

Wilayah KEDUA
Di sini, kita hanya menjalani. Sikap terbaik adalah menerima. Tidak protes, apa yang sudah ditentukan Allah kepada kita. Di sini wilayah Menerima, tawakkal. Tawakkal itu sikap yang lahir dari kita. dan itu pilihan kita. Di sini kita masih ada pilihan, yaitu mau tawakkal atau protes (dalam bentuk mengeluh atau menyesali kejadian). Cara berhasil di wilayah ini adalah dengan memilih sikap tawakkal. Barang siapa yang tawakkal di sini, maka sangat berpengaruh terhadap usaha di wilayah pertamanya.

Jadi, takdir kesuksesan itu tetap ada di tangan kita. Usaha bangkrut, mau memilih menyesali seumur hidup dan bahkan bunuh diri ? ATAU  tawakkal, dan tetap optimis lalu bangkit ?
Kesuksesan kita sangat ditentukan pada sikap kita di masing-masing wilayah dengan sikap yang benar. Bagi seorang mukmin, apapun yang terjadi pada dirinya, di masing-masing wilayah tersebut, pasti menjadikannya semakin hebat. Hebat syukurnya, dan hebat sabarnya.

Orang-orang yang sukses, bukanlah mereka yang tidak pernah gagal atau mengalami kepahitan dalam hidup, namun orang-orang yang sukses memilih terus bergerak dan tidak putus asa. Rasa penerimaan terhadap kegagalannya tinggi, sehingga kegagalan tidak menjadikannya terkurung dalam penjara mental kesedihan dan penyesalan tiada henti.

Mari Sobat, kita menyatukan ikhtiar dan tawakkal di setiap tindakan kita, pada porsinya yang tepat di wilayah yang tepat. Keputusan kita, tindakan kita, pasti membuahkan hasil yang luar biasa. Seiring dengan waktu.
Go... to GreatLife...!
Salam GreatLife !
Ingin menjadi teman saya?
Follow saya di twitter: @taufiqniq
Add saya di Facebook :www.facebook.com/Taufiq.NIQ

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More